JAYAPURA EMAS 2024-2030

Wednesday, 21 September 2022 - 22:34 WIB

4 months yang lalu

PENDAPAT PARA TOKOH TENTANG JAYAPURA EMAS 2030 ( Prof. DR. BERTH KAMBUAYA, MBA )

Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memberikan apresiasi tinggi atas diterbitkan buku yang berjudul JAYAPURA EMAS 2030 yang penuh dengan pemikiran brilian dari Dr. Jhon Manansang Wally. Menurut saya buku ini sangat komprehensif, cerdas, lengkap dan menjawab pertanyaan yang meliputi 5W-1H. Buku ini sarat dengan pemikiran original, pengamatan, perasaan, serta pengalaman hidupnya di tanah Papua.

Satu hal yang sangat jelas terlihat adalah kemampuannya membaca situasi hari ini dan memprediksi apa yang akan terjadi dimasa mendatang. Ia melihat adanya dinamika perubahan sosial dan kecenderungan ke arah yang lebih baik, sehingga ia menawarkan sebuah alternatif Jalan Tengah dengan solusi ” Multi Win -Win Solution “

Dalam kesempatan ini ada beberapa hal saja yang akan saya komentari sesuai keilmuan dan pengalaman saya antara lain :

1. Sumber Daya. Pada umumnya kita memang mengenal secara garis besar bahwa sumber daya itu ada dua yaitu Sumber Daya Manusia ( SDA ) dan Sumber Daya Alam ( SDM ). Namun dalam buku ini Dr. John Manansang Wally menambah dan memperkenalkan pada kita akan satu sumber daya lagi yaitu Sumber Daya Geopolitik dan Geostrategis.

 

Menurut saya ini adalah sebuah hasil karya yang besar dan original yang diperoleh dari ketajaman membaca, memperhatikan, dan menganalisis posisi geografi Papua, khususnya Kabupaten Jayapura di tataran peta dunia. Posisi Geopolitik dan Geostrategis Kabupaten Jayapura menurut saya memang benar-benar sangat strategis dan memiliki posisi tawar yang sangat kuat untuk membangun Kabupaten ini menjadi Jayapura Emas 2030 sebagaimana yang diuraikan oleh Dr. John Manansang Wally itu.

2. Konsep satu Tungku Empat Kaki. Sebuah kosep baru yang dikembangkan dari konsep tiga tungku dari Pak Barnabas Suebu. Ini benar-benar merupakan sebuah proses pikir, analisis dan rekontruksi terhadap fakta-fakta dan pengalaman di lapangan nyata. Disini penulis buku ini menegaskan bahwa rakyatlah sebagai pemegang mandat kedaulatan, rakyatlah yang menjadi subyek utama dari misi pembangunan itu sendiri.

Sementara unsur pemerintah, agama,adat dan unsur lainnya yang dalam buku ini  disebut sebagai “kaki”, adalah pemimpin untuk melayani. Penulis mempertegas kaki dari unsur-unsur lainnya itu adalah: Perguruan Tinggi, Perbankan, Organisasi-Organisasi Sosial Politik, TNI-Polri dan sebagainya itu adalah kaki-kaki lain yang selama ini tidak terakomodir didalam konsep tiga tungku, padahal mereka memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar dan jelas ikut serta mewujudkan kesejahteraan rakyat. Jadi, saya melihat ini sebagai pemikiran yang inovatif dan kreatif.

3. Eko Wisata. Ini merupakan pendekatan pembangunan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada potensi Sumber daya Alam. Banyak potensi objek wisata alam yang ada di Kabupaten Jayapura ini, bila dicari, diperhatikan dan ditatakembangkan dengan baik menurut standar kepariwisataan, maka bukan tidak mungkin masyarakat dan pemerintah sendiri akan menerima mamfaat yang besar secara berkesinambungan. Kita mendapat hasil dari alam tanpa mengeksploitasi dan merusak alam, akan tetapi justru manusia tumbuh dan berkembang bersam alam yang indah bersih dan asri.

4. Pengembangan Sumber daya Manusia. Konsep pengembangan yang disampaikan penulis, Profesor Johannes Suraya dan pak Barnabas Suebu sudah sangat bagus dan saling melengkapi. Saya sendiri melihat bahwa pengembangan SDM haruslah dikaitkan dengan potensi SDA yang harus dilaksanakan secara By Design yang diselaraskan dengan Visi Jayapura Emas 2030 dengan meletakan program wisata Budaya dan Eko Wisata sebagai corak utamanya. Salah satu prakondisi  yang menjadi prasyarat untuk mencapai kemajuan daerah, adalah daerah harus memiliki SDA yang cukup, harus memiliki Otoritas yang kuat sertra harus memiliki Leadership ( SDM ) yang kuat.

Saya melihat bahwa untuk mencapai cita-cita Jayapura emas 2030 itu, kita butuh orang-orang atau pemimpin yang kuat, cerdas, memiliki konsep berfikir yang jelas, kreatif-inovatif, dapat mengembangkan startegi serta berfikir Out Of The Box. Dr. John Manansang Wally ini saya nilai sebagai salah satu orang yang saya maksudkan.

Akhirnya saya sampaikan terimakasih atas lahirnya buku yang inspiratif, integrated, dan Strategic ini dengan harapan agar buku ini dapat dimiliki dan dibaca oleh para pemangku kepentingan, pendidik, masyarakat, serta orang -orang dari manapun yang ingin memberikan kontribusinya bagi percepatan pembangunan Kabupaten Jayapura menuju kota baru Jayapura itu. ( AI )

Artikel ini telah dibaca 904 kali

Baca Lainnya