Uncategorized

Friday, 10 June 2022 - 02:45 WIB

2 months yang lalu

PEMIMPIN MUDA PAPUA dan PARTAI HANURA PAPUA ( Bagian 2 )

Di abad yang serba maju tahun 2024 nanti, keberhasilan seorang pemimpin dalam memimpin daerah tidak diukur dari seberapa lama ia memimpin namun dari seberapa produktif ia berusaha dan meraih prestasi maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. Yang tak kalah penting juga adalah sebaik apa ia mampu membawa lokomotif organisasi pemerintahannya. Dan pemimpin muda tersebut harus sudah teruji didalam kinerjanya ketikan memimpin suatu Organisasi yang besar dengan kategori tugas yang besar ( berskala Nasional ) serta seperti apa keberhasilannya.

Abad ke XXI Dibutuhkan pemimpin muda Papua yang memiliki konsep, visi, dan peka terhadap segala perubahan.

Cara dan sistem lama yang biasa dipakai oleh generasi tua, di abad 21 ini sudah tidak relevan lagi diterapkan. Sudah bukan saatnya lagi praktik lama dilakukan di era perubahan ini.Visi seorang pemimpin merupakan kompas atau arah yang akan mengarahkan gerak langkah suatu organisasi Pemerintahannya. Tanpa visi dan konsep serta kepekaan perubahan dari seorang pemimpin, roda organisasi Pemerintahannya akan berjalan di tempat, statis, dan bergerak tanpa arah dan kendali.

Kepemimpinan abad 21 yang baik dan efektif diterapkan pada masa ini adalah kepemimpinan yang mampu memecahkan masalah bersama serta memiliki kemampuan mumpuni dan humanis dengan seluruh kalangan masyarakat Papua dalam memimpin. Pemimpin harus pula mempunyai rencana, orientasi dan tujuan. Berbagai ide dan gagasan brilian diterjemahkan sesuai kapasitas masyarakat/bawahan dengan memperhatikan konteks yang melingkupinya.

Ciri-ciri Sifat Pemimpin muda Papua Abad 21

Ada beberapa kriteria dan sifat pemimpin yang diharapkan dapat membawa perubahan dalam konsep kepemimpinan abad 21 ini.

Pertama, pemimpin yang menyukai dan mampu menghadapi berbagai tantangan. Tantangan adalah ujian dan halangan yang akan membawa seseorang pada gerbang kemandirian dan kemajuan. Namun bila dihadapi dengan rasa pesimis, maka tantangan tersebut bisa berbuah kemandegan dan kemunduran. Tantangan bisa hadir dari luar dan bisa pula berasal dari dalam.

Kedua, pemimpin yang mempunyai rasa ingin tahu terhadap berbagai hal. Sifat ini akan memicu kreatifitas, inovasi, dan perubahan pada organisasi yang dipimpinnya. Kemampuan berkomunikasi, bertanya, dan menggali informasi dari berbagai sumber sangat dibutuhkan guna mendukung rasa ingin tahu seorang pemimpin.

Ketiga, pemimpin yang mampu membangun budaya kerja dan organisasi yang mapan, kondusif, dan profesional.

Budaya di sini bisa dimaknai sebagai budaya disiplin, budaya kompetisi sehat, saling menghargai, dan mengakomodasi keragam budaya bawahannya.Keempat, pemimpin yang mampu membangun komunikasi antar berbagai lini. Pemimpin dalam hal ini membangun komunikasinya melalui 2 arah bukan 1 arah. Siap menjelaskan dan menyampaikan serta siap pula mendengar berbagai suara dari sumber mana pun. Pemimpin juga harus memiliki sifat terhubung pada pihak mana pun dan dari latar apa pun.

Kelima, pemimpin yang mempunyai komitmen akan kemajuan, kesejahteraan, dan keunggulan bersama. Tanpa komitmen tersebut sangat sulit suatu organisasi dalam kepemimpinan abad 21 dapat melangkah lebih jauh. Itulah beberapa sifat yang harus dimiliki pemimpin dalam kepemimpinan abad 21 ini. Tidak mudah memang membangun dan menjalankan organisasi pemerintahan di Papua,apalagidengan keanekaragamannya masalah dan dinamika yang sungguh sangat kompleks.

Siapakah pemimpin Muda Papua tersebut ? jika masih ada yang belum bisa menebak siapa namanya, bisa di browsing di Google, nama pemimpin muda Papua itu sudah mulai menyeruak dan telah menjadi seorang RISING STAR dalam dunia Politik saat ini. Dia telah muncul mengalahkan para politikus seniornya, alam dan leluhur tanah Papua telah mempersiapkannya dan telah telah mendidiknya. Perjalanan waktu yang akan ikut mendidiknya untuk menjadi lebih matang, dan kapasitas Kinerjanya bukannya selevel Papua, dia telah berhasil dengan sukses melaksanakan suatu tugas besar yang berlevel nasional.


Pada awalnya banyak orang yang tidak mengetahuinya atau tidak mengenalnya. Takdir telah menjadikannya untuk dikenal oleh seluruh masyarakat Papua dan bahkan lingkup Nasional juga telah mengenalnya. Calon pemimpin muda Papua ini, juga seperti Bp. Lukas Enembe, dia bisa diterima oleh seluruh suku Masyarakat yang ada di Tanah Papua ( OAP ) dan juga oleh seluruh masyarakat pendatang ( Non OAP ). Dia melambangkan sebagai pemimpin muda yang akan membawa pembaharuan yang luar biasa di tanah Papua ini. Sifatnya yang sabar dan tenang serta murah senyum, namun sangat taat didalam beragama ( Religi ). Karena dididik dari kecil oleh Ayahnya yang adalah seorang Pendeta di Papua.

Kalau kita mencontohkan istilah tanah Jawa, peminpin Muda Papua ini adalag SATRIO PINGINGIT nya bumi Papua.

Dan tidak heran, apabila Pemimpin Muda Papua ini secara adat resmi telah diangkat menjadi seorang Pemimpin Adat di Suku Minang Kabau Provinsi Sumatera barat dan diberi gelar Adat Sultan/ Sutan. Dia adalah Orang Papua satu satunya yang menyandang gelar adat Sultan dari suku Minang Kabau. Hal ini adalah merupakan suatu pengakuan akan kepemimpinannya, yang sudah diakui oleh wilayah lainnya di Indonesia. ( AI )

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya