Budaya Nasional Pendidikan

Saturday, 6 November 2021 - 14:57 WIB

7 months yang lalu

KENIUS KOGOYA: PEPARNAS XVI OLAHRAGA DAN SEMANGAT KESETARAAN

Peparnas XVI     ini merupakan acara yang memiliki nilai luhur yang tinggi tentang kesetaraan sesama manusia dan bisa menjadi inspirasi banyak orang untuk selalu berkarya tanpa memandang keterbatasan”. (KENIUS KOGOYA)

Pesta olahraga Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 telah resmi dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Stadion Mandala Jayapura, Papua, Jumat (5/11/20211). Adapun upacara pembukaan Peparnas XVI mengusung tema “Cahaya dari Timur Papua”.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bpk. Ma’ruf Amin selaku wakil Presiden, dikarena Presiden Jokowi tidak bisa datang langsung ke Papua karena harus menjalani karantina setelah kembali dari perjalanan luar negeri. Oleh karena itu, Presiden Jokowi meminta maaf dan berjanji akan menghadiri penutupan Peparnas XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 13 November mendatang.

“Tadinya saya akan ke Papua untuk membuka Peparnas XVI, bertemu dengan atlet-atlet yang luar biasa dan tentunya Pace, Mace, kakak-kakak, dan saudara semuanya amun, mohon maaf, saya tidak dapat hadir karena saya harus menjalani karantina setelah kembali dari luar negeri,”.  (JOKO WIDODO)

Pembukaan Pesta olahraga Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI berjalan dengan lancar dan sukses serta meriah, Rangkaian upacara pembukaan Peparnas XVI dimeriahkan oleh deretan musisi papan atas seperti Anggun, Nowela Mikhelia, dan Edo Kondologit, ditambah lagi dengan Penyajian budaya Papua yang diwakili oleh 950 penari lokal dan penampilan Anggun sebagai artis internasional tidak menutupi antusiasme penonton dan para atlet untuk menikmati lantunan lagu-lagu penyanyi lokal. Selain itu Sebanyak 500 drone yang diterbangkan untuk membentuk berbagai formasi, seperti peta Papua, peta Indonesia, tulisan Peparnas, maskot Peparnas, membuat yang hadir saat itu terkesima dengan penampilan yang telah disiapkan sebelumnya. Namun, pesan paling penting dari upacara pembukaan Peparnas XVI adalah terwujudnya kesetaraan antara para atlet normal dengan atlet difabel.

Adapun Peparnas XVI Papua 2-21 diikuti oleh 1.985 atlet yang bertanding pada 12 cabang olahraga. Pesta olahraga empat tahunan bagi atlet disabilitas ini diselenggarakan di dua wilayah, yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Peparnas XVI tersebut mulai digelar pada 2 November dan akan berakhir pada 15 November mendatang.

Tentunya kita semua sepakat apa yang disampaikan oleh Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Presiden Ma’ruf amin bahwa Peparnas adalah ajang yang sangat istimewa, ajang untuk mendobrak batas diri dan keluar sebagai pemenang. Peparnas bukan hanya ajang olahraga, tetapi ini adalah ajang pembuktian semangat kesetaraan sesama anak bangsa

Sebagai makhluk hidup, apalagi manusia yang hidup berdampingan satu sama lain tentunya memiliki kesempatan dan hak yang sama untuk meraih cita-cita dan impian, semoga acara Peparnas XVI ini merupakan acara yang memiliki nilai luhur yang tinggi tentang kesetaraan sesama manusia dan bisa menjadi inspirasi banyak orang. (JS)           

Artikel ini telah dibaca 82 kali

Baca Lainnya