Politik

Saturday, 27 November 2021 - 13:31 WIB

6 months yang lalu

KENIUS KOGOYA: PARTAI POLITIK SEBAGAI SALAH SATU ATRIBUT NEGARA

Partai politik adalah kelompok yang terorganisasi dan anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai dari cita-cita yang sama. Tujuannya untuk memperoleh kekuasaan politik dan memperebut kedudukan politik, biasanya dengan cara konstitusional untuk melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan mereka. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa partai politik merupakan salah satu instruksi inti dan demokrasi modern. Demokrasi modern mengandalkan sebuah sistem yang disebut keterwakilan (repressentif), baik keterwakilan lembaga formal kenegaraan seperti parlemen (DPRD/DPR) maupun keterwakilan aspirasi masyarakat dalam instruksi kepartaian.

Kekuatan sejati negara demokrasi tidak terletak pada negara atau pemerintahannya, akan tetapi pada warga negaranya. Di negara demokrasi rakyat biasa bebas memenuhi segenap kebutuhan téknologi annya, bebas memperbaiki nasib sendiri, dan bebas berkembang sesuai dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada pada dirinya. Maka tugas pokok negara demokrasi ialah mengembangkan segenap potensi yang terdapat pada rakyatnya di tengah iklim yang damai dan adil.

Untuk pelaksanaan demokrasi paling tidak diperlukan peranan politik membentuk sikap demokrasi kalangan warga negara agar tercapai suatu kreativitas warga sebagai basis sumber daya politik, pemindahan atau pengoperan nilai-nilai hukum dan nilai-nilai moral. Warisan benda-benda budaya, keyakinan agama yang dianut, pengetahuan dan teknologi dan lain-lain. Tingginya tingkat pendidikan dan kebudayaan rakyat akan menjadi suatu barometer bagi pertumbuhan bangsa dan negara yang bersangkutan khusus Negara Indonesia. Sebab itulah negara, khususnya negara demokrasi, sangat berkepentingan dengan pendidikan seluruh warga negaranya demi menanamkan norma- norma demokrasi dan ikut bertanggung jawab atas diterapkannya asas demokrasi.

Bagi negara-negara yang merdeka dan berdaulat, eksistensi partai politik merupakan prasyarat, negara melalui wakil-wakilnya yang duduk dalam badan- badan perwakilan rakyat. Pada dasarnya pembentukan, pemeliharaan dan pengembangan partai politik merupakan salah satu penerimaan hak warga negara untuk berkumpul, berserikat dan menyatakan pendapat. Melalui partai politik, rakyat dapat mewujudkan haknya untuk mengatakan pendapat tentang arah kehidupan dan masa depannya dalam bermasyarakat dan bernegara. Partai politik merupakan komponen yang sangat penting dalam sistem politik demokrasi. Dengan demikian, penataan kepartaian harus bertumpu pada kaidah-kaidah kedaulatan rakyat, yaitu memberikan kebebasan, kesetaraan dan kebersamaan.

Melalui kebebasan yang bertanggung jawab segenap warga negara memiliki hak untuk berkumpul dan berserikat guna mewujudkan cita-cita politiknya secara nyata. Kesetaraan merupakan prinsip yang memungkinkan segenap warga negara berpikir dalam kerangka kesederajatan sekalipun kedudukan, fungsi dan peran masing-masing berbeda. Kebersamaan adalah wahana untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara sehingga segala bentuk tantangan lebih mudah dihadapi. Partai politik dapat mengambil peranan penting dalam menumbuhkan kebebasan, kesetaraan, dan kebersamaan sebagai upaya untuk membentuk bangsa dan negara yang terpadu.

Dalam sistem politik demokrasi, kebebasan dan kesetaraan tersebut dapat diimplementasikan agar  dapat merefleksikan rasa kebersamaan yang menjamin           terwujudnya cita-cita kemasyarakatan secara utuh. Disadari bahwa proses menuju kehidupan politik yang memberikan peran kepada partai politik sebagai asset nasional berlangsung berdasarkan prinsip perubahan dan kesinambungan yang makin lama makin menumbuhkan kedewasaan dan tanggungjawab berdemokrasi. Hal ini dapat dicapai melalui penataan kehidupan kepartaian, disamping adanya sistem dan proses pelaksanaan pemilihan umum secara memadai.

Dalam negara demokrasi modern, partai politik sering dianggap sebagai salah satu atribut negara, karena tidak ada seorang ahlipun yang dapat menolak eksistensinya, karena partai politik sangat diperlukan kehadirannya bagi negara merdeka dan berdaulat. Kesemua fungsi ini diwujudkan melalui pemilihan umum yang diselenggarakan secara demokrasi, jujur dan adil dengan mengadakan pemberian dan pemungutan suara secara langsung, umum, bebas, dan rahasia.

Artikel ini telah dibaca 433 kali

Baca Lainnya