Kenius Kogoya PON Papua XX

Sunday, 10 October 2021 - 14:16 WIB

7 months yang lalu

Kenius Kogoya, Papua Ukir Sejarah Juara Umum Balap Motor PON XX

 

 

” PRESTASI KONTINGEN BALAP MOTOR PAPUA INI, SUNGGUH LUAR BIASA, INI SEJARAH, PAPUA BISA MENJADI JUARAN UMUM CABOR SEPEDA MOTOR “

( KENIUS KOGOYA, S.P., M.Si /SEKUM KONI PAPUA )

Kontingen cabang olahraga (Cabor) balap motor kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 3 medali emas dan 2 perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Sirkuit Fregeb Waningap, kabupaten Merauke (6/10).

Dengan perolehan medali tersebut maka Kontingen Cabor balap motor Papua dinyatakan sebagai juara umum.

Hal itu merupakan sejarah baru dan sekaligus yang pertama buat Cabor balap motor Papua menorehkan hasil gemilang di kancah nasional.

Potensi pembalap motor Papua masa depan muncul di event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Hal terbukti pembalap motor Kontingan Papua berhasil mendominasi medali. 

Papua memborong 3 medali emas dan 2 perunggu. Perolehan medali tersebut adalah pada Kelas Standart Perorangan (Emas) Fahmi  Basam, Kelas Modifikasi Perorangan (Emas) Awhin Sanjaya, Kelas Modifikasi beregu (Emas) Boy Arby Febri dan Gupita Krisna, Kelas Standart Beregu (Perunggu) Fahmi Basam dan M. Nicky Haiden, serta Kelas Modifikasi Perseorangan (Perunggu) Boy Arby Febri.

“Kami Bersyukur kepada Tuhan karena setelah penampilan terbaik dan maksimal yang dilakukan oleh para atlet, dan melalui latihan yang keras pada akhirnya mereka dapat meraih prestasi dari apa yang ditargetkan,” kata Mohammad Fadli Imammuddin selaku Pelatih Balap Motor Tim Papua. 

Fadly menambahkan, persiapan menjadi hal yang sangat penting. Sebagai tuan rumah, timnya dapat hadir di Merauke lebih dahulu sebelum pertandingan, sehingga persiapan yang dilakukan oleh tim dan atlet dapat dipersiapkan dengan baik. Berkat kerjasama yang baik antara pelatih, official dan kru akhirnya kita bisa meraih hasil yang terbaik dengan 3 medali emas dan 2 medali perunggu.

Dijelaskannya, untuk cabang olah raga bermotor kami road race dan motocross ditargetkan harus dapat meraih 5 medali emas, dan saat ini 3 medali dari road race sudah diperoleh, tinggal 2 lagi medali emas yang diharapkan dapat diraih oleh teman-teman yang bertanding di motocross.

Jumlah atlet Papuayang diturunkan sebanyak 7 orang di balap motor yang diambil dari 12 pembalap yang dipersiapkan, namun melalui seleksi yang ketat pada akhirnya hanya 7 saja yang dihadirkan untuk ikut pertandingan di PON XX Papua ini.

Tim pelatih telah menurunkan program pelatihan dimana menempatkan 80 persen peak performance karena sebagai tuan rumah harus sudah diunggulkan dengan waktu latihan lebih awal dibandingkan tim lain.

“Di mana latihan dilakukan tiga hari dan selanjutnya beberapa hari sebelum pertandingan kita istirahat agar saat pertandingan pembalap dapat menampilkan penampilan terbaik, selain itu juga kita bisa menguasai lapangan dengan kedatangan lebih awal sehingga tim lebih paham dengan setingan kendaraan disesuaikan dengan arena yang ada. Dan pada akhirnya kita bisa memenangkan 3 kelas dari 4 kelas yang dipertandingkan,” ujar Fadly.

Meski meraih 3 emas dan 2 perunggu, Fadly mengakui bahwa tim balap motor Papua tetap menghadapai sejumlah tantangan maupun kendala. Kendala yang dirasakan adalah persaingan dari tim luar asal Pulau Jawa, karena persaingan dalam race sangat sengit.

Menggunakan motor yang berbeda dengan yang biasanya dikendarai tentunya menjadi kendala bagi para atlet. Namun keuntungan yang didapatkan adalah sebagai tuan rumah mendapat kesempatan latihan lebih dahulu sehingga dapat mengenal sirkuit lebih baik dan dapat lebih dahulu memahami settingan kendaraan dibanding tim lainnya.

“Rencana ke depan diharapkan dapat terus berkecimpung di dunia road race dan bisa berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. Saya berharap akan ada atlit-atlit asli Papua dapat termotivasi untuk juga mau berprestasi di olahraga road race seperti kami,” ucap Fadly.

Fadly menegaskan, walaupun para pembalap bukan berdarah asli Papua, namun mereka berprinsip bahwa di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung.

“Papua adalah rumah kami, dan dengan semua penonton yang hadir memberikan support menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan yang terbaik dan hasilnya adalah kami memperoleh 3 Medali emas dan 2 perunggu sebagai tuan rumah PON XX 2021,” pungkas Fadly.

Demikian nama-nama pemenang di kelasnya:

Kelas Standart Perorangan
• Fahmi Basam (Emas)

Kelas Modifikasi Perorangan
• Awhin Sanjaya (Emas)

Kelas Modifikasi beregu
• Boy Arby FebriNo (Emas)
• Gupita Krisna

Kelas Standart Beregu
• Fahmi Basam (Perunggu)
• M. Nicky Haiden

Artikel ini telah dibaca 551 kali

Baca Lainnya