Budaya Nasional

Monday, 15 November 2021 - 01:04 WIB

6 months yang lalu

KENIUS KOGOYA: MASYARAKAT HARUS PEDULI LINDUNGAN

Pembangunan karakter suatu bangsa menjadi salah satu perhatian utama dari pemerintah. Pembangunan karakter harus menyatu dan menjadi bagian yang terpadu dalam proses pembelajaran yang tidak berdiri sendiri secara terpisah. Hal tersebut sebagaimana diamanatkan UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 3 yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pendidikan karakter harus dikembangkan secara utuh dalam bingkai Sistem Pendidikan Nasional dalam rangka mencapai tujuan Pendidikan Nasional. Karakter  akan  terbentuk  melalui perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang. Anak-anak mengembangkan karakter melalui apa yang mereka lihat, apa yang mereka dengar, dan apa yang mereka lakukan berulang kali. Lingkungan yang mendukung untuk anak berperilaku baik secara terus menerus akan membentuk karakter yang baik pada diri anak. Kebiasaan berperilaku baik perlu ditanamkan pada generasi muda bangsa.

Salah satu perilaku yang perlu dikembangkan bagi generasi muda bangsa adalah perilaku peduli lingkungan dan tanggung jawab. Hal tersebut didasarkan dari banyaknya masalah kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di lingkungan. Masalah lingkungan hidup bukanlah permasalahan baru, melainkan sama dengan usia bumi ini.

Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan juga dapat diartikan menjadi segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia.

Salah satu hal yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan hidup adalah tidak tertanamnya karakter peduli lingkungan dan tanggung jawab dengan baik. Para ahli memiliki banyak perbedaan pendapat mengenai penyebab terjadinya kerusakan lingkungan, namun tidak dapat dibantahkan bahwa manusia adalah salah satu penyebab kerusakan lingkungan tersebut.

Masyarakat umumnya baru menyadari pentingnya menjaga lingkungan ketika telah terjadi kerusakan yang berdampak pada kerugian materi dan nonmateri. Sementara proses-proses yang terjadi di dalamnya sering dilupakan. Artinya bahwa perilaku masyarakat yang selama ini menentukan kualitas lingkungan tidak banyak diperhatikan. Buku ini menyajikan secara detail mengenai proses kerusakan lingkungan mulai dari perilaku penduduk yang menyebabkan perubahan penggunaan lahan serta penurunan kualitas udara, air, dan lahan hingga tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa masyarakat Indonesia belum memiliki kepedulian yang baik terhadap lingkungan.

Upaya pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama. Hal ini perlu dilakukan agar lingkungan terjaga dengan baik dan keberlangsungan makhluk hidup akan semakin terjamin. Usaha untuk melestarikan lingkungan ini tercantum dalam UU No. 32 Tahun 2009 yang berisi tentang upaya pencegahan berbagai perilaku yang bisa merusak lingkungan hidup. Banyak cara membersihkan lingkungan yang bisa dilakukan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan selokan, dan memisahkan jenis sampah. Oleh karena itu, pentingnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan menjadi dasar agar lingkungan tetap asri dan nyaman bagi setiap makhluk hidup yang tinggal.

 

Artikel ini telah dibaca 597 kali

Baca Lainnya