Kenius Kogoya PON Papua XX

Thursday, 21 October 2021 - 21:13 WIB

7 months yang lalu

Kenius Kogoya: Cabor Menembak Meraih 10 Medali Emas Untuk Papua

EBPN.Com. Atlet cabor menembak Papua, menorehkan suatu sejarah baru dengan secara fantastis meraih 10 medali Emas dalam PON XX Tahun 2021.

Kenius Kogoya, Sekeretaris Umum Papua, menyambut dengan gembira dan terharu atas raihan prestasi tersebut, karena target medali emas yang disampaikan oleh PERBAKIN Papua kepada KONI Papua hanya 5 medali Emas, namun bisa diraih 10 medali emas.

Perbakin Papua menyumbang 10 emas yang diperoleh dari atlet Nourma Try Indriyani dinomor 10m Running Refle Women dan Febriani dinomor Sket Women serta Sarmuna dan Febriani dinomor Sket Women Tim.

Di nomor double trap man individual, atlet Papua, Andreas Yanut Boky meraih medali emas PON setelah memperoleh nilai 103. Atlet Papua lainnya, Slamet Riadi, meraih medali perak dengan perolehan nilai 102.  

Atlet menembak Papua, Andreas Yanut Boky mengatakan, prestasi yang diraihnya merupakan berkat Tuhan.

” Saya sediri tidak menyangka bisa dapat dua emas. Saya baru bergabung dengan Perbakin pada 2019, saya bangga, karena saya orang asli Papua, mewakili Papua, dan bisa mempersembahkan emas untuk Papua. Menembak itu tantangannya melawan diri sendiri. Perlu konsentrasi dan fokus, bagaimana kami menggunakan semua teknik yang selama ini kami latih” . ( Andreas Yanut Boky )

Selama berlomba dalam PON XX Papua, Boky telah mempersembahkan tiga medali emas dan satu perunggu.

Ketua Pengprov Perbakin, Jhon R Banua. SE , kepada media di venue outdoor Shooting Rangers Silpa Auri Sentani, Kabupaten Jayapura – Papua / Rabu (13/10/21).

“ Sangat bersyukur kepada Tuhan, sebab Dia sangat baik telah memberikan kita hasil yang terbaik hari ini, sampai dengan saat ini kita telah mencapai 10 medali emas. Inilah capaian kerja keras selama ini lewat pembinaan dan latihan setelah PON Jabar, atlet kami genjot selama 2 tahun di luar sehingga inilah hasil terbaik yang kami raih dimana 10 medali emas dan 9 medali perak serta 5 medali perunggu,’’  ( Jhon R Banua., S.E )

Ditegaskan, perolehan nilai di cabor menembak tidak bisa direkayasa karena semuanya terlihat, sehingga hasil apapun yang didapatkan itulah yang terbaik.

Usai PON XX, kata Banua, Pengprov Perbakin tetap mendorong atlet-atlet untuk terus berlatih meskipun dengan keterbatasan peralatan.

‘’Kami tidak mau menjanjikan adanya bonus kepada atlet namun tetap akan kami berikan yang terbaik bagi mereka, sebab atlet kami sendiri tau apa yang sudah kami bina dan barang tentu ini semua pasti diperhatikan,’’ ( Jhon R Banua., S.E )

Banua mengapresiasi Pemprov Papua yang telah menetapkan pemberian bonus kepada atlet yang mendapatkan medali di ajang PON XX.

‘’Hari ini kita juga berikan apresiasi kepada pemerintah dimana telah menetapkan akan berikan bonus yang cukup besar sangat signifikan lebih besar di Indonesia yakni 1 milyar untuk peraih medali emas dan hari ini kita Perbakin yang menyumbangkan medali terbanyak untuk Tanah Papua,’’( Jhon R Banua., S.E )

Banua berharap pembinaan atlet tidak hanya sampai di PON XX tetapi pemerintah daerah dalam hal KONI Papua bisa mengangendakan iven-iven nasional yang diselenggarakan di Papua, apalagi adanya venue-venue yang yang bertaraf internasional.

‘’Ini juga untuk terus menjaga peralatan-peralatan yang sudah ada di setiap venue,’’ 

Pengprov Perbakin Papua berharap seusai PON, venue yang ada saat ini digunakan sebagai sekretariat sehingga ada tempat berlatih bagi atlet-atlet Perbakin.  ( IP )

Artikel ini telah dibaca 572 kali

Baca Lainnya