Pemerintahan Politik

Saturday, 24 July 2021 - 22:31 WIB

10 months yang lalu

Dukungan Partai Politik Koalisi Papua Bangkit Jilid 2 Untuk Cawagub PAW Papua

Titik terang figur pemimpin Papua yang akan mengisi posisi wakil Gubernur Papua PAW sudah mulai mengerucut kebeberapa nama. Pada tanggal 24 Juli 2021, Ketua Koalisi Papua Bangkit Jilid 2 telah mengumumkan nama-nama calon dan juga dukungan dari masing-masing Partai Politik.

  • DATA SUARA PARTAI POLITIK KOALISI PAPUA BANGKIT JILID 2 HASIL PILEG 2019
  • Partai Nasdem     =   8 Kursi
  • Partai Demokrat =    8 Kursi
  • Partai Golkar       =    6 Kursi
  • PAN                         =  6 Kursi
  • Partai Hanura      =    3 Kursi
  • PKB                          =  3 Kursi
  • PKS                          =  3 Kursi
  • PKPI                        =    – Kursi
  • PPP                          =  3  Kursi
  •  
  • DUKUNGAN PARTAI KOALISI LUKMEN UNTUK MASING – MASING CAWAGUB PAW
  •  
  • Kenius Kogoya                = 5 Parpol / 15 Kursi ( Hanura, Golkar, PKB, PKPI, PPP )
  • Yunus Wonda                 = 3 Parpol  / 11 Kursi ( Demokrat, PKPI, PPP )
  • Befa Jigibalom                = 2 Parpol / 11 Kursi ( Nasdem, PKS )
  • Abock Busup                    = 2 Parpol / 9 Kursi ( PAN,PPP )
  • Paulus Waterpauw         = 1 Parpol / 6 Kursi ( Golkar )
  • Ones Pahabol                   = 1 Parpol/ 6 Kursi ( Golkar )
  • Yansen Tinal                    = 1 Parpol / 6 Kursi ( Kursi )
  • Paskalis Kosay                 = 1 Parpol / 6 Kursi ( Golkar )
  • Jhon Tabo                        = 1 Parpol / 6 Kursi ( Golkar )

Perhitungan dukungan sementara diatas kertas ini, menunjukan ada 3 terbesar calon terkuat yaitu : Kenius Kogoya, Befa Yigibalom, Yunus Wonda.

Perhitungan dukungan suara diatas, adalah akan menjadi sebagai DASAR PATOKAN dan DASAR ARGUMEN bagi Gubernur Papua untuk memilih 2 orang calon Wakilnya nanti yang akan diserahkan ke DPRP, untuk dipilih salah satu ( suara terbanyak ).

Dengan demikian semua dukungan dari Partai Politik ini akan  berubah setelah Gubernur Papua mentetapkan 2 Nama Calon Wagub Papua tersebut. Politik itu cair dan elastis yang bisa berubah sesuai dengan kepentingan dan aproach-aproach pada menit menit akhir nantinya.

Menganalisa dari kasus pergantian wakil Gubernur DKI Jakarta menyusul mundurnya Sandiaga Uno yang memilih lebih fokus pada pencalonannya sebagai bakal calon wakil presiden, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjelaskan, mekanisme pengisian kekosongan jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta dilakukan sesuai Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada).

Dalam hal Wakil Gubernur DKI Jakarta berhenti karena permintaan sendiri, pengisian Wakil Gubernur DKI Jakarta dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Provinsi DKI Jakarta berdasarkan usulan dari Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung, mengutip bunyi Pasal 176 ayat (1) UU tersebut,  partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung mengusulkan 2 (dua) orang calon Wakil Gubernur DKI Jakarta kepada DPRD DKI Jakarta melalui Gubernur DKI Jakarta untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta.

Pengisian kekosongan jabatan Wagub DKI dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut. Selanjutnya, prosesi pemilihan Wagub dalam Rapat Paripurna  DPRD DKI Jakarta, telah diatur dalam Pasal 24 dan Pasal 25 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten dan Kota. Pemilihan Wagub DKI diselenggarakan dalam rapat paripurna DPRD dan hasil pemilihannya ditetapkan dengan keputusan DPRD DKI Jakarta. Dari situ, Pimpinan DPRD mengumumkan pengangkatan Wakil Gubernur DKI Jakarta baru dan menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan Wagub DKI kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.

Dengan demikian, dari 9 nama yang veredar tersebut, Gubernur Papua akan memilih 2 nama yang akan diserahkan ke DPRP untuk dipilih 1 nama yang akan diusulkan ke Presiden RI melalui Mendagri.( IP )

 

Artikel ini telah dibaca 559 kali

Baca Lainnya