Dr. Nahor Nekwek Pemerintahan

Thursday, 8 December 2022 - 16:16 WIB

2 months yang lalu

Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M Firman Tuhan Mazmur 34 : 19

Hidup orang benar, tidak selalu mulus tanpa hambatan. Orang yang hidup dalam Tuhan justeru diuji oleh berbagai persoalan hidup yang pelik, termasuk menderita karena kebenaran dan ketaatan kepada Tuhan. Seperti syair lagu: _”tak pernah Tuhan janji hidupmu takkan berduri, tak pernah Dia janji, lautan tenang. Tetapi Dia berjanji kan sertamu, dan menuntun jalan hidupmu slalu…”_

Orang benar memang akan menderita karena kebenaran. Juga menderita karena rencana Tuhan yang indah untuk membentuk kepribadian kita agar semakin serupa dengan-Nya dan hidup semakin erat melekat kepada-Nya.

Tapi segala penderitaan, pergumulan dan berbagai persoalan hidup itu, hanya sebatas kemampuan manusia saja. Sebab jika ada persoalan melebihi kekuatan kita, maka itu sudah menjadi bagian Tuhan yang menyelesaikan-Nya. Jika Tuhan menyelesaikan-Nya, maka mujizat-Nya pasti dinyatakan, maka kita akan dimenangkan-Nya dalam segala perkara.

Pengalaman Daud membuktikan bahwa penyertaan Tuhan selalu sempurna bagi setiap orang yang hidup benar. Termasuk bagi dirinya. Karena dia telah mengalami sendiri. Dia menyaksikan bahwa orang yang hidup benar, pasti menang. Tidak akan kalah. Orang benar akan menang oleh kebenaran yang Dia lakukan, karena Tuhan-lah pembelanya.

Memang orang benar pasti akan menanggung banyak penderitaan. Tapi itu sifatnya sementara. Tidak permanen dan hanya untuk lebih meneguhkan iman dan percaya umat Tuhan yang hidup benar.

Orang benar banyak kali mengalami kemalangan. Berulang kali dia jatuh, tapi kuat tangan Tuhan pasti menopangnya. Tuhan melepaskan orang benar dari segala jerat orang jahat dengan segala tipu muslihatnya, serta menolong mereka dari lembah kekelaman karena melakukan kebaikan.

Ketika orang benar jatuh, dia tidak akan terjerembab sampai ke jurang kehancuran, sebab Tuhan pasti melindunginya dan membebaskan dia dari segala persoalan hidup serta memenangkan orang benar dari tekanan dan serangan musuh-musuhnya. Daud menyaksikan tentang pengalamannya yang hidup benar dan Tuhan memenangkan dia dalam segala perkara, termasuk dari serangan raja Saul yang mengejar untuk membunuhnya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  “Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;
  Ia melindungi segala tulangnya, tidak satu pun yang patah.” (ay 20, 21)

Meski dalam tekanan berat, hingga dalam lembah kekelaman hidup, Daud tetap menengadah kepada Tuhan. Matanya selalu tertuju pada Allah sumber pertolongannya. Di tengah kesesakan, dia berseru kepada Allah. Tuhan mengulurkan tangan-Nya, membebaskan dan memenangkan Daud dari cengkraman musuh yang mengancam nyawanya.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 726 kali

Baca Lainnya