Dr. Nahor Nekwek Pemerintahan

Saturday, 10 December 2022 - 21:42 WIB

2 months yang lalu

Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M Firman Tuhan MAZMUR 119 : 10

Hati sebenarnya merupakan akar dan mata kehidupan manusia. Sebab hati yang baik, akan menjadi sumber kebaikan hidup kita, tetapi sekaligus penuntun hidup kita ke arah mana yang dipilih oleh hati itu sendiri. Jadi, hati akan menentukan akhir kehidupan seseorang.

Jadi, jagalah hati, sebab dari hati akan lahir pikiran atau pemikiran. Jagalah pikiran, karena dari pikiran akan lahir perkataan. Jaga dan kendalikanlah perkataan kita, karena dari perkataan akan menentukan perbuatan. Jagalah perbuatan, karena perbuatan melahirkan kebiasaan

Atur, jaga dan kendalikanlah kebiasaan, karena kebiasaan akan membentuk karakter kita. Dan, jagalah karakter, sebab karakter kita akan menentukan kehidupan kita, apakah ke arah yang baik, atau jahat. Masing-masing tentu ada ganjarannya. Jika hati baik, maka hasilnya adalah kesuksesan dan berkat, sedangkan jika hati kita buruk, maka hukuman dan kegagalan total menanti kita.

Hati baik atau tidak, tergantung pilihan kita. Jadi, akhirnya hidup kita ditentukan oleh pilihan hati kita. Maka kendalikan dan jagalah hati agar selalu bersih, baik dan benar, terarah dan tertuju kepada Tuhan.

Pemazmur menyaksikan bahwa dia telah memilih, memutuskan dan menetapkan untuk memiliki hati yang senantiasa melekat kepada Tuhan. Maka hasilnya, kita lihat sendiri bagaimana ketokohan dan kebesaran kerajaan Daud (Israel), dengan segala keturunannya. Pemazmur mengatakan segenap hatinya, sepenuhnya untuk mencari Tuhan. Dia tidak mau menyimpang ke kanan ataupun ke kiri dari firman Tuhan. Karena hatinya selalu melekat dan mencari Tuhan saja.

Beginilah firman Tuhqn hari ini.
  “Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.”  (ay 10)_
Seperti Pemazmur, hendaklah mata hati kita, terarah dan tertuju kepada Tuhan. Pilihlah Tuhan. Carilah Tuhan. Sebab jika hati kita mencari Tuhan, kita akan mendapatkan kehidupan. Sebaliknya, bila hati kita berpaling dari Tuhan, maka kehancuran kekal yang akan kita tuai.

Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan, agar Dia memberi kekuatan dan kemampuan bagi kita untuk terus konsisten mengikuti jalan-jalan-Nya dan tidak menyimpang dari segala perintah-perintah-Nya. Teguhlah pada pilihan hati kita untuk mencari Tuhan tanpa henti, dan tanpa menyimpang ke kanan maupun ke kiri. Itulah yang baik, benar dan menyelamatkan hidupmu, dalam kekinian bahkan sampai kehidupan kekal. Sebab, Dia Allah yang Empunya kehidupan dari kekal sampai kekal.

Jangan pernah berhenti mencari Tuhan. Hati kita haruslah selalu mencari Tuhan, hiduplah di dalam Dia. Agar hati kita menyelamatkan jiwa kita, kitapun diberkati di dunia dan bahagia di sorga baka.

Karena itu, milikilah hati sebagai hamba. Hiduplah rendah hati. Kasihilah Tuhan dengan segenap hati. Sayangi dan kasihilah sesama dengan hati yang tulus dan rela berkorban, seperti yang kita lakukan untuk diri kita sendiri dan kepada Tuhan. Senangkanlah hati Tuhan dengan perbuatan yang demikian. Maka Tuhan akan menyenangkan hati kita.

Hiduplah dengan hati yang gembira, yakni hidup dalam sukacita karena kebenaran Allah yang kita lakukan dengan segenap hati. Jadikanlah hati kita sebagai mata iman kita menuju pada kehidupan yang baik dan benar, dalam iman yang teguh kepada Allah, dalam praktik hidup yang berkenan kepada Allah dan selalu memuliakan nama-Nya yang agung dan mulia.

Itulah yang berkenan dan menyenangkan hati Tuhan. Keluarga dan jemaat Kristen hendaklah memiliki hati yang menyenangkan hati Tuhan. Jika demikian, nama Tuhan dimuliakan, maka Tuhan Yesus pasti menyertai dan memberkati kehidupan kita, kini sampai selamanya. Amin

 DOA: Tuhan Yesus, tolonglah kami agar selalu memiliki hati yang terus mencari Tuhan, rendah hati di hadapan-Mu, dan tidak menyimpang dari perintah-perintah-Mu. Amin

 

Artikel ini telah dibaca 680 kali

Baca Lainnya