DPP HMKPI Pemerintahan Uncategorized

Monday, 23 January 2023 - 22:42 WIB

1 week yang lalu

DR. Aloysius Giay, M.Kes : Jayapura Harus Jadi Kota Pisang dan Kota Wine Eksport Sebagai Identitas Kota

EBPN.Com. Dr. Aloysius Giay, M.Kes ( Ketua Harian DPP MKPTI ) menanggapi pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi)  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tahun 2023 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa, Barat, Selasa (17/1/2023). Dalam acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI tersebut, Jokowi mengungkapkan beberapa poin penting terkait kebijakan pemerintah. Salah satunya pemberantasan kemiskinan, perkuatan identitas kota, hingga penanganan stunting. 


Khusus pada point penguatan identitas kota dengan suatu produk unggulan tertentu, Dr. Aloysius Giay menyatakan bahwa harus disepakati bersama, jenis tanaman dan Produk apa yang akan menjadi ciri khas atau identitas kota Jayapura kedepannya. Penetapan identitas kota Jayapura ini minimal harus melalui suatu ujicoba terlebih dahulu minimal selamat 8 bulan, untuk memastikan bersama apakah kota Jayapura mampu menghasilkan produk Pertanian dan Produk hasil pertanian tersebut secara terus menerus dan dalam jumlah besar.

Penetapan Indetitas kota Jayapura dan produk unggulan ini harus mempertimbangkan beberapa Faktor seperti, cocok dan subur di tanam di Kota Jayapura, bisa diterima oleh pasar, bisa ditanam dihalaman rumah atau kebun masyarakat, bisa dijadikan produk olahan dengan nilai jual yang tinggi dan berpontensi untuk di eksport.

Menurut Dr. Alosius Giay, ada 5 jenis tanaman  pertanian/perkebunan yang harus di ujicoba untuk ditanam dan sekaligus mulai disosialisasikan kepada masyarakat dalam bentuk sebuah gerakan yang dipelopori oleh Pemkot Jayaputa dan Dinas Pertanian Kota Jayapura. Adapun ke 4 jenis tanaman pertanian dan perkebunan tersebut ialah :

1. PISANG RAJA BULU SUPER UNGGUL

2. PISANG CAVENDIS

3. ANGGUR IMPORT

4. GAHARU

5. PINANG BESAR/ PINANG BATARA

Uraian dari kelima jenis Tanaman tersebut sebagai berikut :

1. PISANG RAJA BULU SUPER UNGGUL

Tak salah memang kalau pisang yang satu ini dinamakan pisang raja. Karena memang dia adalah rajanya pisang. Hingga kini pisang raja merupakan pisang yang paling mahal di Indonesia. Pisang raja yang kami maksudkan di sini yaitu pisang raja sajen atau pisang raja bulu. Pisang inilah yang biasa disajikan di dalam acara-acara yang penting. Bisa dibilang pisang raja ini sangat sempurna, baik dari segi tampilan, rasa, maupun ukuran buahnya. Sebagai daerah beriklim  tropis, Jayapura bisa disebut sebagai surganya pisang.

Berbagai jenis pisang tumbuh subur di negara ini, dari ujung barat sampai ujung timur; dari ujung utara sampai ujung selatan, namun saat ini belum dikelola secara terfokus dan terencana dengan baik serta bitnya belum menggunakan bibit unggul. Pisang raja memiliki ukuran yang tidak terlalu besar dan agak melengkung dengan pangkal buah yang sedikit membulat dan gemuk. Dalam satu pohon maka bisa menghasilkan hingga 90 buah. Pisang raja tidak hanya nikmat untuk disantap langsung, namun juga bisa diolah menjadi berbagai makanan seperti keripik, tepung, cuka dan juga bir.

Pisang raja bulu, Rajanya Pisang yang seringkali berharga mahal ketika dijual di pasaran. Karena itu, jenis pisang raja bulu ini juga jenis tanaman pisang favorit petani. Pohon pisang raja bulu ini jika tumbuh dengan baik dapat mencapai ketinggian sampai 3 meter. Model pohon pisang raja bulu seperti kebanyakan jenis pisang raja lainnya. Tapi buah pisang raja bulu, bisa dilihat dari ukuran dan warna kulitnya. Ukuran pisang raja bulu terbilang sedang, tidak terlalu pendek seperti raja sereh, juga tidak terlalu panjang seperti pisang tanduk. Kulit pisang raja bulu cenderung tebal dengan bagian dalam yang memiliki selaput berwarna putih semu krem yang kentara.

Saat matang, kulit pisang raja bulu cenderung berwarna kuning-oranye. Aroma pisang raja bulu terbilang harum dan khas. Aroma tersebut sering memicu orang untuk cepat-cepat mencicipinya. Satu tandan pisang raja bulu, biasanya terdiri dari 6 sampai 19 sisir. Setiap sisirnya, terdiri dari sekitar 15 buah. Panjang pisang sekitar 12 cm hingga 18 cm. Diameter pisang biasanya sekitar 3,2 cm. Satu tandan pisang raja bulu, beratnya bisa mencapai 18 sampai 20 kilogram. Rasa pisang raja adalah manis dan cenderung ada sedikit madunya. Teksturnya cenderung padat dan lezat.  Pisang ini terkenal di Indonesia dan Malaysia. Di luar dua negara tersebut, pisang raja bulu terbilang sudah didapatkan. Di Amerika Serikat, pisang raja bulu disebut Musa Belle Banana. Produsen utama di daerah Florida.

2. PISANG CAVENDIS

Inilah dia jenis pisang yang menggegerkan para petani di Indonesia dalam kurun waktu terakhir. Namanya adalah pisang cavendish. Pisang ini berasal dari Filipina ya. Konon kabarnya cavendish menggunakan pisang ambon sebagai cikal bakalnya sehingga tak heran kalau bentuknya sangat mirip dengan hasil buah yang lebih banyak. Namun dari segi rasa, masyarakat pada umumnya lebih suka pisang ambon. Pisang cavendish sendiri banyak dijual di supermarket.

BUDIDAYA PISANG CAVENDISH, PELUANG BISNIS YANG MENJANJIKAN


Pisang Cavendish merupakan komoditas buah tropis yang sangat populer dikalangan masyarakat. Pisang ini lebih dikenal dengan istilah Pisang Ambon Putih. Pisang cavendish banyak dikembangbiakkan dengan menggunakan metode kultur jaringan. Keunggulan bibit pisang hasil kultur jaringan dibandingkan dengan bibit dari anakan adalah bibit kultur jaringan terbebas dari penyakit seperti layu moko akibat Pseudomonas solanacearum dan layu panama akibat Fusarium oxysporum cubense. Rasa yang khas dan lezat membuat pisang ini banyak diminati dimasyarakat sehingga permintaanya cukup tinggi. Oleh sebab itu budidaya pisang cavendis menjadi peluang yang sangat menguntungkan saat ini.

Ciri-ciri pisang cavendish yaitu :

  • Batang berwarna hijau dengan tinggi sekitar 2,5 sampai 3 meter,
  • Satu tandan pisang terdiri dari 8-13 sisir dengan berat 15-30 kg dan panjang tandan sekira 60-100 cm
  • rasa khas yang manis namun agak asam dan tekstur yang lunak,
  • buahnya juga memiliki warna putih kekuningan,
  • Kulit buah agak tebal berwarna hijau kekuningan sampai kuning muda halus.

Tips budidaya pisang cavendish :

  1. Pemilihan Bibit. Pilihlah tunas dari pohon yang menghasilkan buah berkualitas baik. Pilih tunas yang  memiliki tinggi sekira 1 sampai 1,5 meter dan diameter batang sekira 7-12 cm.
  2. Penyiapan Lahan. Buatlah saluran air di sekitar lahan tanam agar tidak ada air yang menggenang di sekitar pohon cavendish yang dapat menyebabkan tunas pisang menjadi membusuk. Usahakan pH tanah diangka 5. Jika kurang dari itu taburilah kapur pada tanah dengan dosis sekitar 300 kg/ha untuk menjaga kadar keasaman tanah.
  3. Pemupukan Sebelum Penanaman. Buat lubang tanam berukuran 40 x 40 x 40 cm. Jika penanaman lebih dari satu pohon buatlah jarak 3-4 meter antar lubang. Campurkan satu sendok makan pupuk NPK, satu sendok makan pupuk puradon dan 2 kg pupuk kandang pada tanah yang akan ditanami pisang cavendish. Diamkan selama 2 minggu sebelum proses penanaman.
  4. Penanaman. Tanamlah tunas pisang ke dalam lubang tanam dengan posisi akar menyentuh tanah. Pastikan bibit pisang harus lebih tinggi 20-30 cm di atas permukaan tanah. Siramilah bibit tersebut dengan air secukupnya.
  5. Pemupukan Setelah Penanaman. Berikan pupuk organik atau pupuk anorganik 1 bulan setelah penanaman pisang cavendish. Bisa juga diberi campuran pupuk 250 gram Za, 100 gram DS, dan 150 gram ZK pada setiap pohon. Setelah itu, berilah pupuk sebanyak tiga bulan sekali.
  6. Perawatan Pisang Cavendish. Setelah menanam, lakukanlah perawatan agar pohon cavendish terhindar dari hama penyakit .

    • Lakukanlah perampalan atau memotong pelepah yang sudah kering.
    • Siramilah pohon pisang tersebut secara rutin.
    • Singkirkan gulma atau rumput liar yang berada di sekitar pohon. Jika dibiarkan, pohon cavendish akan berebut unsur hara dengan rumput liar di sekitarnya.
    • Jika anak pohon cavendish tumbuh, segera pisahkanlah pohon tersebut dan tanam pada lubang lain dengan jarak 3-4 meter dari pohon lainnya.

    • Potonglah jatung pisang ketika bunga terakhirnya mekar untuk mencegah perlambatan pertumbuhan buah pisang.

    • Untuk menghindari serangan serangga atau gesekan daun, bungkuslah pisang menggunakan kantong plastik seukuran 1 meter x 45 cm.
    • Buanglah buah pisang yang tidak tumbuh sempurna.
  7. Pemanenan. Pemanenan bisa dilakukan ketika pohon berusia 12-13 bulan. Pemanenan tergantung cuaca dan musim. Pada saat musim kemarau, bisa dipanen saat mencapai umur 80 hari setelah jantung pisang keluar. Pada musim penghujan, panen bisa dilakukan setelah 120 hari setelah jantung pisang keluar.

Keunggulan Bisnis Pisang Cavendish

Untuk mengawali bisnis pertanian ini bukanlah hal yang sulit. Apalagi pohon pisang bisa ditanam di lahan sempit seperti di sekitar pekarangan rumah. Budidaya pisang Cavendish cocok dijalankan oleh semua orang terlebih karena menghasilkan keuntungan yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Permintaan Tinggi

  • Peluang usaha pisang Cavendish cukup menjanjikan seiring tingginya permintaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Negara yang biasa mengimpor pisang jenis ini dari tanah air adalah RRC, Uni Emirat Arab, Pakistan, Malaysia dan Hongkong.
  • Selama pandemi bahkan ekspor pisang Cavendish mencapai 6% dari total ekspor tanah air. Ekspor buah ini dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan buah lainnya.

3. ANGGUR IMPORT

Anggur merupakan tanaman asli Eropa dan Asia Tengah yang kini sudah ditanam di berbagai belahan bumi, termasuk di tanah air. Manfaat anggur bagi kesehatan telah didukung banyak peneliti, yaitu mampu menyehatkan jantung, terutama karena kandungan flavonoid, resveratrol, serta polifenolat. Pada simposium internasional mengenai efek kesehatan dari buah-buahan dan sayuran, para ahli menunjukkan konsumsi anggur bisa meningkatkan fungsi jantung, mencegah pembesaran hati dan ginjal, serta mengurangi kerusakan oksidatif pada jantung dan ginjal.

Anggur adalah buah impor yang dari sisi volume menduduki ranking kelima terbesar sesudah apel, jeruk, pear dan kurma. Tetapi dari sisi nilai, rankingnya menduduki tempat keempat. Sebab harga anggur lebih tinggi dibanding kurma. Buah yang berasal dari lembah di antara sungai Tigris dan Eufrat ini sudah dibudidayakan oleh manusia sekitar 4.000 tahun SM.

Dewasa ini dengan mudahnya kita dapat menemui buah anggur impor di supermarket, pasar tradisional, toko buah dan kios buah di sepanjang jalan. mulai yang berwarna  merah, hijau  dan ungu   dengan  kisaran harga yang tinggi antara  Rp.60.000,- Rp.100.000/kg.  Sebagai pembanding  buah anggur produksi dalam negeri yang harganya berkisar  Rp. 45.000,-Rp.65.000,-.  Melihat perkembangan impor yang begitu pesat menjadi pertanyaan buat kita apakah Indonesia tidak mampu menghasilkan anggur seperti anggur impor? Sebenarnya anggur dapat ditanam di Indonesia pada beberapa daerah yang memiliki kesesuaian syarat tumbuh. Bila kita menanam anggur varietas unggul di tempat yang sesuai dan budidaya yang baik, bukannya tidak mungkin kita dapat menghasilkan buah anggur yang dapat menyaingi buah impor.

Indonesia sebenarnya juga punya koleksi puluhan jenis anggur, baik untuk buah segar, wine maupun kismis. Kebun koleksi anggur itu berlokasi di Banjarsari, Pasuruan. Jadi pengembangan buah ini sebenarnya sangat strategis. Sumber bibitnya ada, agroklimatnya mendukung, pasarnya juga ada. Paling tidak untuk subtitusi anggur impor. dibandingkan dengan kawasan sub tropis, Indonesia sebagai negeri tropis sebenarnya juga punya beberapa keunggulan, disamping beberapa kelemahannya. Produktifitas anggur di kawasan tropis, lebih rendah dibanding dengan kawasan sub tropis. Kalau di kawasan sub tropis hasil optimal anggur bisa mencapai 20 ton per hektar per tahun, maka di negeri kita hanya separonya. Tetapi panen anggur di kawasan sub tropis hanya bisa sekali dalam setahun. Di negeri kita bisa hampir tiga kali, bahkan saat panennya pun bisa kita atur sepanjang tahun.

Kalau umur panen anggur 105 hari semenjak pemangkasan daun, maka dalam setahun (365 hari) logikanya bisa panen 3 kali. Namun anggur menuntut masa istirahat 20 hari setelah habis panen sampai saat pemangkasan. Hingga total dalam 375 hari (setahun lebih 10 hari) kita akan panen anggur sebanyak tiga kali. Jadi kalau kita menghitung produktifitas per hektar per musim tanam, kita kalah dengan negeri sub tropis. Tetapi kalau kita menghitung tingkat produktifitas per hektar per tahun, maka anggur kita lebih produktif. Sebab dalam tenggang waktu 375 hari tersebut, rata-rata kita akan menghasilkan 30 ton anggur dalam tiga kali panen.

Dengan catatan lahan yang kita tanami anggur merupakan lahan berpengairan teknis. Bisa berupa sawah atau lahan kering yang diberi sarana pengairan baik. Aplikasi pemupukan, baik organik maupun anorganik juga harus cukup. Sebab kalau tidak, tingkat produktifitasnya akan terus menurun hingga kurang dari 10 ton per hektar per musim panen.

Terdapat wine premium anggur lokal yang diproduksi di Indonesia. Tentunya kualitas wine yang dihasilkan tidak kalah dengan wine dari luar negeri. Mengutip dari YouTube Tanilink TV, Hatten Wines Cellardoor merupakan pabrik pembuatan wine pertama di Indonesia. Hatten Wines berada di Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar, Bali. Hatten Wines dapat memproses hingga 1,000 ton buah anggur untuk setiap tahunnya. Seluruh anggur yang digunakan oleh Hatten Wines berasal dari kebun anggur di Bali.

Proses Pembuatan Wine Premium Anggur Lokal

Proses pembuatan wine yang dilakukan di Hatten Wines tentu tidak kalah dengan proses pembuatan wine luar negeri. Berikut ini adalah proses pembuatan wine yang dilakukan di Hatten Wines.

  1. Pemilihan Buah AnggurSebelum proses pembuatan wine dimulai, pemilihan anggur sebagai bahan baku pembuatan sangat diperhatikan oleh Hatten Wines. Hatten Wines akan memilih buah anggur yang sesuai standar untuk membuat wine.Selain itu tujuan pembuatan wine juga harus diketahui sejak awal. Sebagai contoh sederhana, buah anggur dapat dibuat menjadi jenis red wine dan juga white wine.
  2. Pemisahan Tangkai AnggurUntuk membuat wine, buah anggur harus dipisahkan dari tangkainya terlebih dahulu. Setelah tangkai dan buah terpisah, buah anggur akan dihancurkan agar pecah dan mengeluarkan sarinya.
  3. Proses PressingProses pressing sebenarnya berada di urutan yang berbeda antara membuat white wine dan red wine. Pada proses pembuatan white wine, pressing dilakukan setelah anggur dihancurkan.Sementara pada pembuatan red wine, proses pressing dilakukan setelah proses fermentasi. Proses pressing dilakukan untuk membuang kulit anggur. Sementara fermentasi red wine membutuhkan kulit anggur tersebut.
  4. Proses PengendapanSebelum masuk ke dalam tahap fermentasi, sari anggur perlu diendapkan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena pada sari tersebut masih terdapat solid partikel sehingga tidak bisa langsung difermentasi.
  5. Proses Fermentasi dan AgingProses fermentasi anggur dilakukan dengan bantuan ragi khusus untuk wine. Setelah itu wine akan didiamkan dalam beberapa waktu untuk menambahkan cita rasa dari wine tersebut.

Quality Control Wine Premium Anggur Lokal

Untuk menjaga kualitas dari wine yang dihasilkan, Hatten Wines memiliki beberapa cara. Berikut adalah beberapa cara Hatten Wines menjaga kualitas wine mereka agar tetap terjaga.

  1. Analisis BuahQuality control yang dilakukan oleh Hatten Wines untuk menjaga wine dimulai dari proses analisis buah. Buah anggur yang baru datang akan diukur keasaman dan kadar gula di dalamnya.
  2. Testing Oleh Wine MakerWine maker di Hatten Wines akan melakukan testing atau pengecekan rasa secara berkala untuk memastikan aroma dan rasa tetap terjaga. Sehingga rasa wine dan aroma wine tidak akan berubah.

  1. Menggunakan Uji LabHatten wines juga memiliki laboratorium untuk melakukan analisis terhadap chemistry wine. Sehingga seluruh elemen di dalam pembuatan wine yang dilakukan Hatten Wines benar-benar dapat terjaga secara presisi.Bahkan bukan hanya menganalisis tingkat keasaman dan kadar gula, laboratorium juga akan menganalisis perkembangan ragi. Sehingga ragi yang digunakan untuk fermentasi wine dijamin sehat dan berkualitas baik.
  2. Kontrol SampleWine yang sudah berada di dalam botol juga akan terus dicek secara kualitasnya. Caranya adalah dengan mengambil beberapa botol dari satu batch produksi untuk disimpan dan dijadikan sampel.

Wine merupakan minuman yang dikenal di produksi dari luar negeri. Namun ternyata, Indonesia juga memiliki tempat untuk produksi wine dengan kualitas yang tidak kalah bersaing dari wine luar negeri.

Tempat tersebut adalah Hatten Wines yang memproduksi pabrik pembuatan wine pertama di Indonesia. Bagi Anda pencinta wine, maka wajib untuk mencoba wine premium anggur lokal satu ini.

4. GAHARU

1.a Klasifikasi Kualitas Gaharu

Selama ribuan tahun, agarwood atau yang dikenal sebagai gaharu ini sudah dikenal sebagai kayu para dewa.

Harga satu kilogram gaharu bisa mencapai US$100 ribu atau setara dengan Rp1,5 miliar. Harga ini bahkan menjadikan gaharu sebagai salah satu bahan mentah termahal di dunia. Namun untuk bisa menghasilkan gaharu yang bagus, pohon ini harus terinfeksi jamur.

Dan apa yang membuatnya begitu berharga?

Pohon gaharu (Aquilaria malaccensis) adalah pohon asli hutan hujan di Asia Tenggara. Sebelum infeksi, inti kayu yang sehat di dalam pohon Aquilaria yang berwarna putih pucat, tidak berbau, dan tidak berharga. Namun, di alam liar, kerusakan pohon oleh kekuatan luar, seperti hewan yang merumput, secara sporadis mengakibatkan tumbuhnya jenis infeksi jamur tertentu di dalam pohon yang disebut Phialophora parasitica.

Semut membuat lubang ke dalam batang pohon sehingga menimbulkan luka dan membawa masuk mikroorganisme, bakteri, spora jamur ke dalam batang pohon. Semut mengeluarkan cairan yang merusak pohon, kemudian pohon tersebut menggunakan getahnya sendiri untuk menutupi lukanya, yang lama-lama akan berubah menjadi gaharu

 

Pertahanan Aquilaria dari serangan ini adalah dengan menghasilkan resin aromatik yang diinduksi stres yang disebut aloes, yang berwarna gelap dan lembap. Selama beberapa tahun, gaharu perlahan-lahan tertanam di inti kayu untuk membuat gaharu.

Mengutip Business Insider, Setelah gaharu dipanen, perlu dipisahkan dari kayu Aquilaria yang sehat di sekitarnya. Dalam proses yang sering memakan waktu berjam-jam, chip yang diresapi resin, juga dikenal sebagai oud, diukir dengan tangan. Kepingan Oud biasanya digunakan sebagai dupa, terutama di Timur Tengah, di mana mereka dibakar sebagai tanda keramahan dan dimasukkan ke dalam pakaian dan pakaian sebagai parfum.

Gaharu digambarkan sebagai produk wangi kekayaan dan kemewahan dalam salah satu teks tertulis tertua di dunia, Weda Sanskerta, yang berasal dari 1.400 SM. Aroma yang dihasilkan dari gaharu sangat dihargai oleh banyak budaya dan agama sepanjang sejarah.

Dalam Sutra Nirvana, gaharu disebut sebagai “kayu surgawi” yang digunakan untuk kremasi Buddha. Dalam Perjanjian Baru, tubuh Yesus diurapi dengan campuran mur dan gaharu setelah penyalibannya. Dan dalam Hadits Sahih Bukhari, uraian tentang surga oleh utusan Allah termasuk pembakaran gaharu sebagai kemenyan.

Prospek budidaya pohon gaharu yang menghasilkan resin dinilai amat cerah. Resin tak hanya diminati pembeli lokal tetapi juga luar negeri. Permintaan yang besar membuat harga resin cukup tinggi. Budidaya gaharu juga dapat dianggap sebagai langkah mendukung konservasi.

Gaharu kualitas paling baik adalah gaharu yang dihasilkan dari jenis Aquilaria spp., Famili Thymelaeaceae dikenal dengan nama dagang gaharu beringin. Semakin tinggi kandungan resin di dalam gaharu, semakin tinggi pula harga jualnya. Kualitas gaharu secara nasional ditetapkan dalam SNI 01-5009.1-1999 Gaharu.

Gubal adalah kayu berwarna hitam dari pohon penghasil gaharu yang beraroma kuat. Kemedangan adalah kayu yang memiliki penampakan fisik berserat kasar, lunak, dan berwarna cokelat sampai abu-abu. Kemedangan memiliki kandungan damar wangi yang beraroma lemah. Abu adalah kelas terakhir berupa serbuk kayu hasil pengerokan atau sisa penghancuran kayu gaharu. Sampai saat ini, kualitas kayu gaharu masih ditentukan secara visual dan cenderung subjektif.

1.b Nilai Ekonomi Gaharu

Penerimaan devisa negara oleh kontribusi gaharu menunjukkan terus meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mendata nilai ekspor gaharu mencapai US $ 2 juta pada tahun 1990-1998 dan meningkat menjadi US $ 2,2 juta pada tahun 2000. Sejak periode 2000 sampai akhir 2002, ekspor menurun mencapai nilai hanya US $ 600.000. Penurunan ini disebabkan oleh semakin sulitnya mendapatkan gaharu.

Harga getah gaharu saat ini mencapai Rp 5-20 juta/ kg. Harga tergantung dengan jumlah dan kualitas dari gaharu tersebut. Gaharu kualitas rendah yang berwarna kekuningan laku dijual dengan harga Rp 2-5 juta/ kg, sedangkan gaharu kualitas baik yang berwarna hitam laku dijual Rp 15-20 juta/ kg, bahkan ditingkat pengguna akhir mencapai harga US $ 10.000/ kg. Harga gaharu mencapai Rp 800.000/ kg ditingkat pengepul di Kalimantan.

Jarak tanam 3 m x 3 m atau 1100 pohon/ ha ditaksir mampu menghasilkan sekitar 2 ton gaharu/ ha. Bila diasumsikan gaharu yang dihasilkan adalah gaharu dengan kualitas rendah seharga Rp 250-300 ribu/kg, maka pendapatan diperoleh sebesar Rp 500-600 juta/ha. Bila gaharu kualitas baik yang dihasilkan seharga Rp 600 ribu/kg, maka pendapatan diperoleh minimal Rp 1,6 milyar/ha. Hal ini merupakan usaha yang menjanjikan untuk kurun waktu usaha kurang lebih 10 tahun.

Gaharu dikelompokkan menjadi beberapa kelas mutu di pasaran saat ini. Rincian kelas mutu dan harga adalah sebagai berikut:

  1. Gaharu double super seharga Rp 30-40 juta/kg.
  2. Gaharu super tanggung seharga Rp 15-30 juta/kg.
  3. Gaharu TG-B seharga Rp 5-15 juta/kg.
  4. Kemedangan seharga Rp 2-5 juta/kg.
  5. Gaharu teri seharga Rp 1-2 juta/kg.
  6. Abu atau bubuk gaharu seharga Rp 20-50 ribu/kg.

Banyak pembeli yang siap membeli gaharu sehingga tidak perlu dikhawatirkan terkait pemasaran gaharu. Banyak negara mengimpor gaharu dalam jumlah cukup banyak yaitu diantaranya: Saudi Arabia, Kuwait, Yaman, Uni Emirat, Turki, Singapura, Jepang, dan Amerika Serikat. Budidaya gaharu adalah suatu investasi yang menguntungkan.

1.c Pemasaran Gaharu

Pemasaran gaharu terdiri dari dua cara. Pemasaran dalam negeri dan pemasaran luar negeri. Pemasaran luar negeri meliputi pemasaran ke berbagai negara pengimpor gaharu melalui peran eksportir. Pemasaran dalam negeri adalah pemasaran dengan skema gaharu dari petani dijual kepada pengumpul. Pengumpul terdiri dari berbagai tingkatan mulai dari lapangan sampai retailer di kota. Pengumpul tingkat akhir dapat menjual gaharu ke konsumen di dalam negeri ataupun kepada eksportir.

5. PINANG BESAR/ PINANG BATARA

Masyarakat Papua belum terlalu akrab dengan tanaman Pinang Besar, ada potensi ekonomi yang cukup besar dari tanaman pinang besar atau Pinang Baetara ini.

Prospek Budidaya Pinang Betara. Pinang merupakan buah yang saat ini banyak dicari karena memiliki banyak kegunaan, diantaranya sebagai hiasan, campuran obat, hingga pewarna makanan. Di Indonesia, prospek budidaya pinang betara cukup menghasilkan. Apalagi buah pinang cocok ditanam di lahan yang sempit dan tidak perlu banyak perawatan.

Penjelasan Lengkap Prospek Budidaya Pinang Betara

Anda yang berniat untuk melakukan budidaya pinang betara, berikut merupakan penjelasan lengkap yang akan membantu Anda memperkirakan prospek pinang betara ke depannya. Dari mulai pembibitan, perawatan, hingga distribusinya.

1. Permulaan Bisnis

Anda dapat mulai pembibitan pinang dengan dana yang tidak terlalu besar, dan menanamnya di kebun atau pekarangan rumah Anda. Karena ukuran pohon yang tidak begitu besar, buah pinang ini cocok ditanam di daerah yang tidak terlalu banyak kandungan airnya. Selain itu salah satu prospek budidaya pinang betara ini adalah bisa ditumpangsari dengan tanaman lainnya. Namun harus diketahui, yang bisa tumpangsari sebaiknya tanaman yang tidak berbentuk dahan rindang yang lebat dan tinggi. Contoh paling ideal untuk tumpangsari dengan tanaman pinang adalah kopi, coklat, jagung, pisang, cabe dll.

Setelah berbuah, Anda bisa menjualnya ke pengepul, atau mengolahnya terlebih dahulu kemudian melakukan ekspor ke luar negeri. Prospek budidaya pinang betara cukup menjanjikan, walaupun ia hanya sebagai usaha sampingan di rumah.

2. Konsumen Pinang Betara

Jangan terlalu khawatir terkait konsumen pinang betara, sebab ia bisa digunakan untuk berbagai macam obat-obatan. Di Indonesia, kebutuhan buah pinang cukup tinggi, namun masih sedikit petani yang memahami pangsa pasar tersebut. Merupakan kesempatan bagi Anda untuk memulai bisnis pinang betara sejak dini.

Selain Indonesia dan berbagai pabrik lokal, Anda bisa melakukan ekspor pinang betara ke luar negeri, misalnya di India, Bangladesh, serta Pakistan merupakan negara dengan kebutuhan pinang yang sama tingginya. Pasar ASEAN juga terbuka lebar, kemudian mengikuti wilayah Asia dan Amerika.

3. Peralatan yang Perlu di Persiapkan

Terdapat beberapa peralatan yang baiknya Anda persiapkan terlebih dahulu sebelum mulai melakukan penanaman pinang betara, diantaranya adalah:

  • Pengadaan dan pemilihan bibit pinang betara yang unggul.
  • Peralatan olah kebun, seperti cangkul, gerobak dorong, golok, keranjang, maupun sabit, yang nantinya digunakan untuk merawat dan melakukan panen.
  • Peralatan irigasi, seperti timba, pompa air, selang, dan lain sebagainya.

Dengan peralatan tersebut, Anda bisa melakukan penamanan, pengolahan tanah, pemeliharaan buah pinang, serta panen dengan hasil yang maksimal dan tanpa ada halangan.

4. Distribusi Pinang

Hal penting lain terkait prospek budidaya pinang betara selanjutnya adalah distribusi atau pemasaran pinang. Cara pertama adalah menjualnya langsung ke pengepul pinang di kota Anda, sedangkan cara kedua Anda menjualnya langsung ke pabrik atau pelaku bisnis yang menggunakan pinang sebagai bahan baku.

Apabila ingin keuntungan yang lebih besar, Anda bisa mulai melakukan ekspor ke luar negeri dan menyasar negara dengan kebutuhan pinang yang tinggi. Umumnya, pinang di jual dalam keadaan kering, walaupun tidak jarang ada yang membelinya dalam keadaan basah. Anda bisa menanyakan terlebih dahulu hal tersebut ke pihak yang terkait untuk melakukan pembelian.

Pohon pinang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Betel palm atau Betel nut tree, memiliki nama latin Areca catechu. Pohon pinang masuk dalm golongan famili Areceae pada ordo Arecales dan kelas monocotyle, atau termasuk dalam tumbuhan berkeping satu

Budidaya pinang hampir sama dengan budidaya kelapa. Sama halnya kelapa, budidaya pinang juga berasal dari buah. Kriteria buah yang bisa dijadikan bibit harus yang sudah tua dan dalam kondisi bagus. 

Cara menyemai buah tersebut cukup ditaruh di dalam kantong plastik atau polybag. Lamanya penyemaian memerlukan waktu 18 sampai 30 bulan. Saat itu, bibit sudah tumbuh dengan lima sampai tujuh helai daun dan sudah bisa ditanam

Pohon pinang mulai berbuah dari umur 4 sampai 8 tahun. Pohon pinang bisa terus berbuah sampai umur 50 tahun, bahkan sampai 100 tahun. Pohon pinang berbuah 1 tahun sekali. Buah pohon pinang yang juga dikenal dengan nama pinang, butuh waktu selama 8 bulan untuk menjadi matang.

Kandungan & Manfaat Pinang

Pohon pinang ditanam untuk dimanfaatkan biji dan batangnya. Jika di Indonesia disebut ‘pinang’, Biji pinang dalam bahasa Inggris disebut ‘betel nut’. Pinang yang memiliki rasa pahit, mengandung alkoloida seperti arekaina (arecaine) dan arekolina (arecoline) yang memiliki sifat racun dan adiktif. Beberapa kandungan senyawa penting pada buah pinang, antara lain arecaidine, arecolidine, guvacoline, guracine (guacine).

Manfaat pinang utamanya adalah sebagai tanaman obat. Pinang berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, diantaranya :

  • Untuk mengobati luka kulit. Caranya tumbuk daging buah pinang yang masih muda kemudian tempelkan pad abagian kulit yang terluka.
  • Untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan. Caranya rebus buah piang muda kemudian meminum airnya secara rutin sampai rahimnya mengecil.
  • Untuk mengobati mata rabun. Caranya, peras buahnya kemudian meminum airnya.
  • Untuk mengobati cacingan, khususnya untuk mengobati cacing pita. Caranya, rebus biji pinang muda hingga mendidih, dinginkan airnya, kemudian minumkan air rebusan biji pinang tersebut kepada penderita cacingan.
  • Pinang juga bermanfaat sebagai penambah gairah bagi kaum pria karena dalam buah pinang terkandung arekolin. ( AI )

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 236 kali

Baca Lainnya