Sinopsis Film

Sunday, 14 November 2021 - 23:27 WIB

6 months yang lalu

ALUR CERITA atau SYNOPSIS FILM APOCALYPTO PART 1

Sinopsis Film Apocalypto, Kisah Kehancuran Suku Maya

Apocalypto merupakan film Amerika arahan Mel Gibson yang rilis pada 2006. Berlatar di semenanjung Yucatan, Meksiko pada masa keruntuhan Peradaban Maya, film ini menceritakan salah satu Suku Maya yang kabur dari ritual pengorbanan manusia.

Film ‘Apocalypto’ bisa jadi pilihan kamu yang hobi nonton film thriller. Banyak aksi seru dan menegangkan yang bisa bikin kamu penasaran.
Film yang memiliki latar belakang di semenanjung Yucatan, Meksiko ini menceritakan tentang bagaimana perjalanan seseorang yang kabur dari ritual pengorbanan manusia dan menyelamatkan keluarganya dari serangan suku Maya lain.

Tapi, sebelum kamu menonton film ini, yuk simak beberapa fakta menarik Apocalypto 2006 yang dirangkum World Film Sinopsis ( WFS ) dari berbagai sumber
1. Apocalypto Sinopsis

Apocalypto adalah film yang menceritakan perjalanan seseorang yang bernama Jaguar Paw (Rudy Youngblood) yang berjuang untuk menyelamatkan sukunya dan keluarganya dari serangan prajurit suku maya. Akibat serangan itu, ia menyembunyikan istrinya yang sedang hamil tua dan putranya di sebuah lubang. Namun, ia ditangkap dan hampir dikorbankan dalam ritual perngorbanan manusia yang dilakukan suku yang lebih besar dan modern.

Suku maya sebelumnya telah meramalkan kehancuran peradaban sukunya karena aksi seseorang dan seseorang itu mereka percayai ialah Paw.

Berhasil lolos dari ritual, Paw masih harus berjuang dari incaran para prajurit yang memiliki senjata tembakan jarak jauh sebelum ia dapat menyelamatkan keluarganya dari lubang. Rupanya, sang istri turut berjuang karena melahirkan anak kedua dan bahaya hujan deras yang bisa menenggelamkan dirinya dan anak-anaknya.

2. Berbahasa Suku Maya

Apocalypto film ini diperankan oleh aktor dan aktris Meksiko yang menggunakan bahasa Maya. Sedangkan penyusunan naskah dilakukan oleh Mel Gibson dan Farhad Safinia yang mana sebelumnya melakukan riset yang cukup panjang.

Film ini memiliki kualitas unggul dalam menggambarkan kehidupan suku Maya mulai dari bahasa, tulisan, budaya dan teknologi yang cukup maju.

3. Pro dan Kontra

Dari sisi pro, sebagian pihak memuji karya sang sutradara dan penulis naskah film ‘Apocalypto’ karena mampu menggambarkan runtuhnya peradaban besar suatu suku, yaitu Suku Maya.

Mel Gibson sendiri mengaku bahwa film ini merupakan simbol seluruh peradaban yang mulai musnah. Hal ini disebabkan oleh pemerintahan Bush yang saat itu memerintah pada masa film ini diproduksi, Mel Gibson sendiri mengkritik cara pemerintah yang mengirimkan pasukan ke Irak tanpa adanya strategi yang matang sehingga pasukan AS bagaikan tumbal.

Sedangkan, sisi kontra terjadi pada sudut pandang mengenai ritual pengorbanan manusia yang dipersembahkan kepada Dewa Matahari (Kulkulkan). Padahal faktanya, para ketua atau petinggi saja yang dibunuh jika mereka tertangkap dalam perang. Berdasarkan sejarah, 90% dari penduduk Amerika asli meninggal karena penyakit cacar dari ternak bukan karena kedatangan Christoper Columbus.

4. Apocalypto Box Office

Selama penayangannya di bioskop, film ini berhasil masuk ke kataegori box offi yang mencapai pendapatan sekitar lebih dari 120 juta dollar AS atau lebih dari Rp 1 triliun. Tak hanya itu, film ini berhasil menembus tiga nominasi penghargaan Oscar 2007 dalam kategori Tata Rias Terbaik, Suara Terbaik dan Editing Terbaik.

5. Daftar Pemain ‘Apocalypto’

Berikut ini daftar para pemain film Apocalypto (2006):

Any Puello sebagai Heaven Flower
Rudy Youngblood sebagai Jaguar Paw
Dalia Hernández sebagai Seven
Jonathan Brewer sebagai Blunted
Mayra Sérbulo sebagai Young Woman
Morris Birdyellowhead sebagai Flint Sky
Carlos Emilio Báez sebagai Turtles Run
Amílcar Ramírez sebagai Curl Nose
Israel Contreras sebagai Smoke Frog
Israel Ríos sebagai Cocoa Leaf
María Isabel Díaz sebagai Mother-in-Law
Iazúa Laríos sebagai Sky Flower
Raoul Trujillo sebagai Zero Wolf
Gerardo Taracena sebagai Middle Eye
Rodolfo Palacios sebagai Snake Ink
Ariel Galván sebagai Hanging Moss
Bernardo Ruiz sebagai Drunkards Four
Ricardo Díaz Mendoza sebagai Cut Rock
Richard Can sebagai Ten Peccary
Carlos Ramos sebagai Monkey Jaw
Ammel Rodrigo Mendoza sebagai Buzzard Hook
Marco Antonio Argueta sebagai Speaking Wind
Aquetzali García sebagai Oracle boy
María Isidra Hoil sebagai Oracle Girl
Abel Woolrich sebagai Laughing man

Cerita bermula ketika penduduk Suku Maya tiba-tiba diserang prajurit yang mencari manusia untuk dikorbankan kepada dewa. Padahal, sebelumnya mereka hidup damai dan rukun. Si Cakar Jaguar atau Paw (Rudy Youngblood) yang saat itu sedang berburu, bertemu suku lain dan mendapat kabar mereka harus segera mengungsi karena akan ada serangan. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Namun, nampaknya Paw tidak memercayainya.

Tidak ada tanda-tanda kelompok jahat yang terlihat selama ini. Paw pun kembali ke sukunya dan menemui istrinya (Itandehui Gutierez) yang tengah mengandung tujuh bulan. Keesokan harinya, Paw melihat ada yang tidak beres, seseorang terlihat mengintai tempat tinggal sukunya. Tak lama berselang, datang kawanan yang menyerang suku Paw.

Paw sudah menyelamatkan istrinya. Namun, tetap saja suku Paw porak-poranda oleh serangan itu. Banyak anggota suku yang dibunuh.

Istri Paw dan anak laki-laki mereka, Turtles (Carlos Emilio Baez), bersembunyi di gua kecil yang berfungsi sebagai reservoir air. Mereka bersembunyi agar tidak turut dikorbankan saat ritual. Bagi mereka yang tidak dibunuh akan dijadikan tawanan dan dibawa ke tempat lain, termasuk Paw.

Setelah berjalan jauh, mereka sampai pada suku yang lebih besar dan modern. Dalam perjalanan, seorang tawanan bernama Cocoa Leaf (Isreael Rios) terluka parah dan dibunuh oleh Middle Eye (Gerardo Taracena). Hal ini menimbulkan kemarahan dari Zero Wolf (Raoul Trujillo). Zero Wolf lalu mengancam, rekan penyerbu akan membunuhnya jika para penyerbu tersebut membunuh tawanan lain tanpa izin.

Pertukaran Sebuah Identitas Ketika para tawanan tiba di Kota Mayan, mereka menjumpai hutan-hutan yang hancur serta mengalami gagal panen jagung. Tampak pula desa-desa yang hancur karena adanya wabah penyakit yang masih belum diketahui. Seorang gadis kecil yang terinfeksi penyakit tersebut meramal kematian Zero Wolf dan kehancuran dunia Maya.

Artikel ini telah dibaca 139 kali